Buku Fiksi dan Nonfiski
Pengertian
Buku Fiksi
Kata fiksi berasal dari bahasa Latin fictum yang artinya diciptakan.Buku Fiksi adalah buku tentang cerita yang tidak terjadi, karangan yang dibuat berdasarkan imajinasi, bukan sejarah atau fakta.Tujuan penciptaan cerita fiksi adalah untuk menghibur.
Contoh buku fiksi adalah novel, novel terjemahan, hikayat, dan lain-lain.
Buku Nonfiksi
Menurut KBBI, nonfiksi adalah yang tidak bersifat fiksi, tetapi berdasarkan fakta dan kenyataan (tentang karya sastra, karangan, dan sebagainya).Buku Nonfiksi adalah tentang fakta atau hal-hal yang benar-benar terjadi.
Contoh buku nonfiksi adalah kamus, buku masak, buku teks untuk belajar di sekolah,atau biografi
Menyusun Laporan Hasil Membaca Buku
Unsur Intrinsik
Unsur Intrinsik adalah unsur yang menyusun sebuah karya sastra dari dalam yang mewujudkan struktur yang luar biasa.Unsur intrinsik di gunakan untuk menganalisis karya sastra.
A. Alur (Plot)
- Saling mengenal
- Munculnya Konfli
- Konflik meninggi
- Klimaks,dan
- Menyelesaikan masalah atau konflik
Tema merupakan inti atau ide pokok dalam cerita.Tema merupakan awal tolak pengarang dalam menyampaikan cerita.
Penokohan adalah cara pengarang menggambarkan dan mengembangkan karakter tokoh-tokoh dalam cerita.Penjelasan karakter tokoh dapat melalui gambaran fisik dan perilakunya.
D. Sudut Pandang
Sudut pandang adalah posisi pengarang atau narator dalam membawakan cerita tersebut.
E. Latar
Latar merupakan tempat,waktu,dan suasana terjadinya perbuatan tokoh atau peristiwa yang dialami tokoh.Contohnya,di tepi hutan,di sebuah desa,pada suatu waktu,pada zaman dahulu,di kala senja.
F. Amanat
Amanat merupakan ajaran moral atau pesan yang hendak disampaikan pengarang kepada pembaca melalui karya yang diciptakan itu.
Unsur Ekstrinsik
Unsur Ekstrinsik adalah bagian atau komponen yang terdapat dalam sebuah karya sastra (cerpen,novel,puisi,dan lainnya)yang membentuk atau membangun sebuah karya sastra dari luar.Unsur ekstrinsik merupakan unsur yang berada di luar karya sastra,namun memiliki pengaruh terhadap karya sastra secara tidak langsung.
1. Latar belakang atau biografi pengarang
- Dapat dilakukan dengan meninjau riwayat hidup
- Kondisi psikologiis sang penulis
- Aliran sastra penulis.
2. Kondisi masyarakat dan lingkungan penulis
- ideologi suatu negara
- kondisi politik yang diamati oleh penulis
- kondisi sosial masyarakat tempat penulis tinggal
- kondisi lingkungan tempat penulis tinggal,
- kondisi ekonomi yang dialami oleh penulis dan masyarakat lingkungannya
3. Nilai nilai yang tersemat dalam karya sastra
Nilai-nilai yang ada di dalan unsur ekstrinsik berpengaruh tidak nyata,namun dapat dirasakan ada keberadaannya dengan sebuah pemahaman yang mendalam akan sebuah karya sastra.Nilai-nilai yang dapat memengaruhi sebuah karya sasra:
- Nilai agama
- Nilai sosial
- Nilai moral
- Nilai budaya
Komentar
Posting Komentar