Langsung ke konten utama

Menilai Karya Melalui Resensi

   Pernahkah kamu membuat resensi?apa itu resensi? Resensi merupakan pertimbangan baik buruknya suatu karya.Orang yang membuat resensi disebut peresensi.Sebelum membuat resensi,kita harus mengetahui dahulu unsur-unsur dalam resensi.

Membandingkan isi berbagai resensi untuk menemukan sistematika sebuah resensi.
   Resensi adalah ulasan atau penilaian atau pembicaraan mengenai suatu karya baik itu buku,film,atau karya lainnya.Tugas penulis resensi adalah memberi gambaran kepada pembaca mengenai suatu karya apakah layak di baca atau tidak.
     Unsur-unsur atau sistematika yang terdapat dalam resensi diantaranya,sebagai berikut:
  1. Judul resensi
  2. Identitas buku yang diresensi
  3. Pendahuluan (pengenalan pengarang,tujuan pengarang buku atau lainnya)
  4. Inti atau isi resensi
  5. Keunggulan buku
  6. Kelemahan buku
  7. Penutup

Menyusun sebuah resensi dengan memperhatikan hasil perbandingan beberapa teks resensi.
        Berdasarkan objek karyanya, resensi terdiri atas bermacam-macam jenis.Berdasarkan objek tanggapannya,ada pula yang berupa film,drama,lagu,buku ilmu pengetahuan ,lukisan,dan karya-karya lainnya.
 Dengan perbedaan-perbedaan objek karya,informasi yang kita dapat pun akan bermacam-macam pula. Misalnya, dari resensi novel atau kumpulan cerpen, informasi yang kita dapatkan adalah tentang alur, penokohan, latar, dan hal-hal lainnya yang terdapat di dalam buku-buku cerita itu. Berbeda halnya apabila resensi itu tentang buku populer, informasi yang kita dapatkan berupa sejumlah ilmu pengetahuan yang dapat memperluas wawasan kita tentang topik yang dibahas oleh buku itu.

Menganalisi Kebahasaan Resensi Dalam Dua Karya yang Berbeda.

 Pemerintah telah menetapkan beberapa peraturan berkaitan dengan penulisan unsur serapan itu. Secara umum peraturan-peraturan itu adalah :
  • Satu bunyi dilambangkan dengan satu huruf, terkecuali untuk bunyi ng, ny, sy, kh yang diwakili oleh dua huruf. Contoh: kromosom bukan khromosom, foto bukan photo, retorika bukan rhetorika, dan tema bukan thema.
  • Penulisan kata serapan harus sesuai dengan cara pengucapan yang berlaku dalam bahasa Indonesia. Misalnya: cek bukan check, tim bukan team, taksi bukan taxi, dan aki bukan accu. 
  • Penulisan kata serapan diusahakan untuk tidak jauh berbeda dengan kata aslinya. Contoh: aerob (Inggris: aerobe) bukan erob, hidraulik (Inggris: hydraulic) bukan hidrolik, sistem (Inggris: system) bukan sistim, frekuensi (Inggris: frequency) bukan frekwensi.

Mengonstruksi Sebuah Resensi dari Buku Kumpulan Cerita atau Novel yang Dibaca
    Pemahaman tentang unsur-unsur novel harus terkuasai dengan baik.struktur penyajian resensi novel adalah:
  1. Identitas novel, yang meliputi judul, nama penulis, penerbit, tahun terbit, dan tebal novel.
  2. Menyajikan ikhtisar atau hal-hal menarik dari novel.
  3. Memberikan penilaian, yang meliputi kelebihan dan kelemahannya. 
  4. Menyimpulkan resensi yang disajikan.
 Menulis resensi tidaklah mudah. Untuk melakukan kegiatan ini diperlukan beberapa persyaratan,yaitu:
  • Penulis harus memiliki pengetahuan di bidangnya. Artinya, jika seorang penulis akan meresensi sebuah novel, maka ia harus memiliki pengetahuan tentang teori novel dan perkembangannya
  • Penulis harus memiliki kemampuan menganalisis. Sebuah buku novel terdiri atas unsur internal dan eksternal atau yang lebih dikenal dengan unsur intrinsik dan ekstrinsik. Seorang penulis harus mampu menggali unsur-unsur tersebut.
  • Seorang penulis juga dituntut memiliki pengetahuan dalam acuan yang sebanding. Artinya, penulis akan membandingkan sebuah karya lain yang sejenis. Dengan demikian, ia akan mampu menemukan kelemahan dan keunggulan sebuah karya.
Sekian rangkuman saya tentang Menilai Karya Melalui Resensi.Maaf,jika ada kesalahan kata.Terima kasih😊

Komentar